apakah sabar dan syukur adalah pilihan? June 28, 2009
Posted by Celine in iseng.trackback
Sore itu…
Seorang sahabat berujar,
“ku mau bersyukur saja. dengan rahman rahiim Nya, segala hal yang Dia anugerahkan bisa sy sebarkan… krn jika saya ditimpa kesulitan, sy mengenali diri saya yang sangat tidak penyabar…”
Saat itu ku menjawab,
“lho, bukankah sabar dan syukur itu pisau dengan dua sisinya?”
Beliau tersenyum, lantas melanjutkan…
“Allah Maha Tahu yang terbaik buat para Hamba Nya. sy memohon dihindarkan dari keterikatan cinta pada dunia. tp sy ingin memberi banyak… selain itu, Dia pasti tau bahwa saya adalah orang yang tidak sabar…”
Saat itu saya tertegun,
“apakah sabar dan syukur itu adalah pilihan?”
Dengan tegas beliau menjawab,
“ya! karena pisau bermata dua pun hanya tajam di salah satu sisinya, lebih tajam disalah satunya. potensi mana yang dominan pada dirimu? itulah mata pisau yang paling sering kau gunakan…”
hmmm…
Any comment?
Rezha Rochadi at 6:37am June 28
Klw jawaban Iwan Fals :”aku bukan pilihan”..hehehe..alias wajib kitu, syariat bathin gitu looh..bentuknya perintah di al Qur’an.
–yg tertatih2 menjalankan syariat sabar & syukur–
Djoko Pranyoto Sri Nugroho at 6:42am June 28
sabar tanpa dilandasi syukur bagaimana bisa terjadi,,??? seorang yang sabar adalah seseorang yang bisa selalu bersyukur akan apa yang terjadi
Rezha Rochadi at 6:45am June 28
Sabar adalah sebuah sikap tenang yang Allah anugerahkan, sama tenangnya dia ketika mendapatkan musibah dengan tenangnya dia ketika mendapatkan anugerah.
Sabar letaknya dalam tataran jiwa, menyenangi setiap kenyataan, bukan sekedar menerima kenyataan dengan penuh keterpaksaan.
Dia selalu yakin, dan berhusnudzhan, apa pun peristiwa yang menimpanya tentu itu apa yang terbaik yang Allah izinkan hadir. … Read More
Keyakinan itulah yang membuat sang jiwa bergembira. Walaupun aspek jasadnya, pikirannya, terus berikhtiar memecahkan urusan dunia di hadapannya. (Abu Yazid Albustami)
Rezha Rochadi at 6:47am June 28
Syukur itu melihat yg memberi nikmat, bukan melihat nikmatnya. Dan syukur yg paling sejati adalah menggunakan nikmat yg diberikan-Nya untuk melayani-Nya demi mencapai kedekatan dengan-Nya (al Ghazali)
Afwan …
Menurut saya sabar dan syukur harus satu paket karena didalam sabar akan ada mensyukuri semuanya dan dalam syukur ada kesabaran yang dalam….
sabar dan syukurkah kita jika diberi kenikmatan ? akankan kita berpaling dan merasa lebih baik dari orang lain ketika kita diberi kenikmatan + ?
Ataukah akankah kita tidak terima atas keputusan Allah ketika kita diberi suatu masalah padahal dengan masalah itu kita semakin tau bahwa kita adalah kecil dan adalah salah satu cara Allah untuk meringankan semua dosa2 kita agar kita bisa cepat masuk surganya Allah ?
Bukankah Allah selalu memperhitungan semuanyanya bahkan kita tertusuk duri ?
Afwan …
Menurut saya sabar dan syukur harus satu paket karena didalam sabar akan ada mensyukuri semuanya dan dalam syukur ada kesabaran yang dalam….
sabar dan syukurkah kita jika diberi kenikmatan ? akankan kita berpaling dan merasa lebih baik dari orang lain ketika kita diberi kenikmatan + ?
Ataukah akankah kita tidak terima atas keputusan Allah ketika kita diberi suatu masalah padahal dengan masalah itu kita semakin tau bahwa kita adalah kecil dan adalah salah satu cara Allah untuk meringankan semua dosa2 kita agar kita bisa cepat masuk surganya Allah ?
Bukankah Allah selalu memperhitungan semuanya bahkan kita tertusuk duri ?
Rezha Rochadi at 6:47am June 28
Syukur itu melihat yg memberi nikmat, bukan melihat nikmatnya. Dan syukur yg paling sejati adalah menggunakan nikmat yg diberikan-Nya untuk melayani-Nya demi mencapai kedekatan dengan-Nya (al Ghazali)
Celine Qoniah at 7:14am June 28
alhamdulillah…
makasih banyak, akang berdua
Taufik Rahman S. at 10:28am June 28
alhamdulillah, mantap ni kang rezha..
hatur nuhun..
Herry Mardian at 8:15pm June 29
Ash-Shabur adalah asma Allah urutan terakhir, 99. Kalo kata Rezha “Wajib bersabar” = wajib mengenal & menghayati asma-Nya satu persatu dari awal sampai tamat = wajib mengenal Allah
Sabar itu –berusaha– memakai pakaian kesabaran sampai Allah menganugerahkan As-Shabur.
*Hwaduh…*
Taufik Rahman S. at 8:38pm June 29
wah benar jg, Ash-Shobur di belakang..
jd sabar smpe smuanya selesai
Celine Qoniah at 8:39pm June 29
Alhamdulillah… hatur nuhun kang Herry, diingatkan.. Sabar itu usaha insaan, As-Shabur itu given dari Sang Pemilik insaan… Jadi tergelitik bertanya, kenapa di taruh di urutan terakhir? Paling sulitkah? atau…untuk menunjukkan Sabar-Nya yang tiada batas…?
Herry Mardian at 8:54pm June 29
Konon katanya, Ash-Shabur adalah asma yang menggambarkan sifat-Nya yang tertinggi dan termulia.
Jadi, setelah ke-98 asma terhayati dan teramalkan oleh manusia, barulah dia mampu menjadi orang yang dianugerahi Ash-Shabur.
Kitu, cenah mah. Konon. they said. Qola.
Taufik Rahman S. at 9:12pm June 29
konon? karena kita blm mengalaminya ya…
mmg g mudah..
mudah2an kita diberi anugrah kesabaran..
amiin..
Kuswandani Muhammad Yahdin at 2:00am July 5
sabar = usaha insan? sepertinya enggak tuh…
kesabaran itu anugerah ALlah… hayooo… Qs apa ayat berapa….
@herry
hubungan dengan hadis Nabi yang menyatakan Rahman-rahim adalah dua asma Allah paling agung yang melingkupi seluruh asma lain gimana coba……
makanya memang harus dicari.. itu cenah siapa, konon dari mana dan siapa yang said.. serta man qoola….
how?
Celine Qoniah at 4:45pm July 5
umm….maksudnya sabar merupakan usaha insaan dalam ‘hablumminannaas’ terhadap semestanya…
plus yang tadi di bahas kang Dani di kajian ihya;
setelah khusyuk dengan ‘hablumminallaah’ sehingga pada akhirnya Allah sematkan kesabaran itu…
then, balik ke yang kang Rezha bilang,
maka syukur adalah ketika aspek ‘pemanfaatan’ sebagai bentuk rahmatan lil alamin mulai diterapkan…. Read More
alhamdulillah… Nuhun sadayana
Taufik Rahman S. at 4:51pm July 5
nuhun penjelasannya celine..
Celine Qoniah at 10:55pm July 5
harusnya kan cq yg nuhun buat semuanya ^^