<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Laskar Pelangi</title>
	<atom:link href="http://cqe3.wordpress.com/2008/10/13/laskar-pelangi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cqe3.wordpress.com/2008/10/13/laskar-pelangi/</link>
	<description>just wanna share about anything...</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Nov 2009 06:50:01 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: dimas</title>
		<link>http://cqe3.wordpress.com/2008/10/13/laskar-pelangi/#comment-137</link>
		<dc:creator>dimas</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2008 17:28:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cqe3.wordpress.com/?p=196#comment-137</guid>
		<description>LASKAR PELANGI

Mungkin judul itu pun tepat untuk menggambarkan berbagai kepintaran beraneka ragam yang terpada pada anak-anak Laskar Pelangi. Tiga jam sebelum menulis komentar ini, aku baru saja membahas laskar pelangi dengan seorang psikolog yang sangat concern terhadap edukasi di Indonesia dan beliau juga sangat care dengan pola pendidikan anak yang baik dan benar. Menurut beliau sangat banyak paradigma pendidikan yang salah akibat kebodohan dan kemalasan kita untuk belajar, dan ini juga terkait dengan ego diri manusia (merasa pintar sehingga tidak perlu lagi belajar).

Laskar Pelangi mengajari kita banyak hal khususnya terkait dengan dunia pendidikan. Saya sangat salut dengan Ibu Muslimah yang penuh dedikasi dan memiliki semangat yang teguh. Dedikasi dan keteguhan inilah yang tertular ke murid-murid beliau. Bu Muslimah tidak putus asa ketika melihat muridnya hanya terdiri dari 10 orang. Beliau juga tidak putus asa ketika melihat salah satu muridnya adalah anak terbelakang (Harun).

Kita sudah melihat bagaimana tiap murid memiliki kepandaian yang berbeda-beda. Ikal dengan sastranya, Lintang dengan aritmatikanya dan Mahar dengan keseniannya. Bu Muslimah benar-benar memfasilitasi setiap bakat-bakat muridnya, dan terbukti setiap murid berkembang dengan bakatnya masing-masing. Sangat berbeda di sekolah yang kita ketahui pada umumnya, dimana semua murid diarahkan untuk pintar dalam hal berhitung dan menghapal. Ini adalah kesalahan besar. Tugas sekolah seharusnya adalah untuk mengasah kemampuan-kemampuan alami yang telah dimiliki si anak sejak lahir.

Menurut aku paradigma &quot;Bersekolah&quot; sudah jauh melencang dari tujuan mulianya. Sekarang kita pergi ke sekolah adalah untuk menghapal dan mengejar rangking satu. Bukan untuk belajar bagaimana untuk belajar yang benar sehingga memudahkan kita dalam menggapai ilmu. Bahkan kita sendiri mungkin tidak tahu apa itu definisi dari &quot;Belajar&quot; yang sesungguhnya. 

Back to Bu Muslimah, saya sangat kagum walaupun Harun terbelakang, tapi bu Muslimah tetap mendampingi beliau. Beliau tidak membeda-bedakan muridnya. Bu Muslimah tetap membimbing beliau sesuai dengan kapasitas pengajaran yang bisa ia mengerti. Bu Muslimah benar-benar guru sejati!

Tak lupa Pak Harfan (Kepala Sekolah) yang selalu meneguhkan semangat murid-muridnya untuk &quot;memberikan sebanyak-banyaknya!&quot; Sungguh sebuah pesan spiritual agung dari &quot;Rahmatan Lil Alamin&quot; Rahmat bagi Alam Semesta. Orang Bijak mengatakan manusia sejati adalah seperti pohon yang telah &quot;matang&quot;. Buahnya, dedaunannya, batangnya, dahannya, semuanya bermanfaat bagi mahluk disekitarnya. Sungguh sebuah pencapaian yang agung.

Dan komen terakhir adalah, masih ada ribuan sekolah yang bahkan kondisinya lebih parah dari sekolah yang ada di laskar pelangi. Itu adalah kenyataan di negeri kita. Semoga dengan adanya film itu, kita menjadi tergerak untuk ikut serta dalam memajukan dan mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia sekecil apapun bentuknya.

Semoga bermanfaat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>LASKAR PELANGI</p>
<p>Mungkin judul itu pun tepat untuk menggambarkan berbagai kepintaran beraneka ragam yang terpada pada anak-anak Laskar Pelangi. Tiga jam sebelum menulis komentar ini, aku baru saja membahas laskar pelangi dengan seorang psikolog yang sangat concern terhadap edukasi di Indonesia dan beliau juga sangat care dengan pola pendidikan anak yang baik dan benar. Menurut beliau sangat banyak paradigma pendidikan yang salah akibat kebodohan dan kemalasan kita untuk belajar, dan ini juga terkait dengan ego diri manusia (merasa pintar sehingga tidak perlu lagi belajar).</p>
<p>Laskar Pelangi mengajari kita banyak hal khususnya terkait dengan dunia pendidikan. Saya sangat salut dengan Ibu Muslimah yang penuh dedikasi dan memiliki semangat yang teguh. Dedikasi dan keteguhan inilah yang tertular ke murid-murid beliau. Bu Muslimah tidak putus asa ketika melihat muridnya hanya terdiri dari 10 orang. Beliau juga tidak putus asa ketika melihat salah satu muridnya adalah anak terbelakang (Harun).</p>
<p>Kita sudah melihat bagaimana tiap murid memiliki kepandaian yang berbeda-beda. Ikal dengan sastranya, Lintang dengan aritmatikanya dan Mahar dengan keseniannya. Bu Muslimah benar-benar memfasilitasi setiap bakat-bakat muridnya, dan terbukti setiap murid berkembang dengan bakatnya masing-masing. Sangat berbeda di sekolah yang kita ketahui pada umumnya, dimana semua murid diarahkan untuk pintar dalam hal berhitung dan menghapal. Ini adalah kesalahan besar. Tugas sekolah seharusnya adalah untuk mengasah kemampuan-kemampuan alami yang telah dimiliki si anak sejak lahir.</p>
<p>Menurut aku paradigma &#8220;Bersekolah&#8221; sudah jauh melencang dari tujuan mulianya. Sekarang kita pergi ke sekolah adalah untuk menghapal dan mengejar rangking satu. Bukan untuk belajar bagaimana untuk belajar yang benar sehingga memudahkan kita dalam menggapai ilmu. Bahkan kita sendiri mungkin tidak tahu apa itu definisi dari &#8220;Belajar&#8221; yang sesungguhnya. </p>
<p>Back to Bu Muslimah, saya sangat kagum walaupun Harun terbelakang, tapi bu Muslimah tetap mendampingi beliau. Beliau tidak membeda-bedakan muridnya. Bu Muslimah tetap membimbing beliau sesuai dengan kapasitas pengajaran yang bisa ia mengerti. Bu Muslimah benar-benar guru sejati!</p>
<p>Tak lupa Pak Harfan (Kepala Sekolah) yang selalu meneguhkan semangat murid-muridnya untuk &#8220;memberikan sebanyak-banyaknya!&#8221; Sungguh sebuah pesan spiritual agung dari &#8220;Rahmatan Lil Alamin&#8221; Rahmat bagi Alam Semesta. Orang Bijak mengatakan manusia sejati adalah seperti pohon yang telah &#8220;matang&#8221;. Buahnya, dedaunannya, batangnya, dahannya, semuanya bermanfaat bagi mahluk disekitarnya. Sungguh sebuah pencapaian yang agung.</p>
<p>Dan komen terakhir adalah, masih ada ribuan sekolah yang bahkan kondisinya lebih parah dari sekolah yang ada di laskar pelangi. Itu adalah kenyataan di negeri kita. Semoga dengan adanya film itu, kita menjadi tergerak untuk ikut serta dalam memajukan dan mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia sekecil apapun bentuknya.</p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rifky</title>
		<link>http://cqe3.wordpress.com/2008/10/13/laskar-pelangi/#comment-128</link>
		<dc:creator>rifky</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2008 10:43:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cqe3.wordpress.com/?p=196#comment-128</guid>
		<description>mang bagus temanya...pesan moralnya juga banyak banget...seharusnya film2 kaya gini yg d perbanyak...

ada bbrp yg pgn sy kritik juga...
sy mengkritik bkn krn ga suka tp sayang film dgn tema sebagus ini terlihat hambar ato kurang kuat karakter pemeran2nya.
ini yg sampe skrg ga bs d dhilangkan oleh para sutradara2 film indonesia jaman skrg....malah sy ngerasa...film2 jaman dulu kaya: 
-Arini (Masih Ada Kereta yang Akan Lewat)1987, sutranya Sophan Sophiaan
-Gita Cinta dari SMA 1979, yg maen rano karno , sutranya Arizal.
-Badai Pasti Berlalu 1977, yg ini jgn d tanya, karya Teguh Karya mang jaminan.
-Cintaku di Kampus Biru () 1976, nyang maen bang Roy martin, sutranya Ami Prijono.
dll....

itu pendapat awa.... bwt yg ga setuju harap d mengerti ini negara demokrasi ... beda pendapat kan sah2 aja...

*****
&lt;em&gt;
Sah-sah aja sih, Ky..
Btw, gaya tulisanmu ko ku ga kenal ya?&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mang bagus temanya&#8230;pesan moralnya juga banyak banget&#8230;seharusnya film2 kaya gini yg d perbanyak&#8230;</p>
<p>ada bbrp yg pgn sy kritik juga&#8230;<br />
sy mengkritik bkn krn ga suka tp sayang film dgn tema sebagus ini terlihat hambar ato kurang kuat karakter pemeran2nya.<br />
ini yg sampe skrg ga bs d dhilangkan oleh para sutradara2 film indonesia jaman skrg&#8230;.malah sy ngerasa&#8230;film2 jaman dulu kaya:<br />
-Arini (Masih Ada Kereta yang Akan Lewat)1987, sutranya Sophan Sophiaan<br />
-Gita Cinta dari SMA 1979, yg maen rano karno , sutranya Arizal.<br />
-Badai Pasti Berlalu 1977, yg ini jgn d tanya, karya Teguh Karya mang jaminan.<br />
-Cintaku di Kampus Biru () 1976, nyang maen bang Roy martin, sutranya Ami Prijono.<br />
dll&#8230;.</p>
<p>itu pendapat awa&#8230;. bwt yg ga setuju harap d mengerti ini negara demokrasi &#8230; beda pendapat kan sah2 aja&#8230;</p>
<p>*****<br />
<em><br />
Sah-sah aja sih, Ky..<br />
Btw, gaya tulisanmu ko ku ga kenal ya?</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ramadhani Putri Ayu</title>
		<link>http://cqe3.wordpress.com/2008/10/13/laskar-pelangi/#comment-123</link>
		<dc:creator>Ramadhani Putri Ayu</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2008 01:00:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cqe3.wordpress.com/?p=196#comment-123</guid>
		<description>yeah!
laskar pelangi T O P dah!
^-^
gara2 n0nt0n laspel, smangat blajar jd membara!
haghaghag.. (semangat m0de on)

*****

&lt;em&gt;SemangaT, dhek!&lt;/em&gt;

&lt;a href=&quot;http://myspace.laymark.com&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;&lt;/a&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yeah!<br />
laskar pelangi T O P dah!<br />
^-^<br />
gara2 n0nt0n laspel, smangat blajar jd membara!<br />
haghaghag.. (semangat m0de on)</p>
<p>*****</p>
<p><em>SemangaT, dhek!</em></p>
<p><a href="http://myspace.laymark.com" rel="nofollow"></a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: acilo</title>
		<link>http://cqe3.wordpress.com/2008/10/13/laskar-pelangi/#comment-122</link>
		<dc:creator>acilo</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2008 08:27:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cqe3.wordpress.com/?p=196#comment-122</guid>
		<description>belum nonton.. huhuhuhu..
lin traktir dong hehehe..
makasih dah dipinjemin laptopnya :p

*****

&lt;em&gt;Sama-sama, makasih juga lampu merah-nya 
..... sangat membantu TA-ku, sampe terbakar semua plat film-ku
Yeee...Proteinnya ga keliatan apa-apa, hehe ^_^
Traktir? Ko biSa..? &lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>belum nonton.. huhuhuhu..<br />
lin traktir dong hehehe..<br />
makasih dah dipinjemin laptopnya :p</p>
<p>*****</p>
<p><em>Sama-sama, makasih juga lampu merah-nya<br />
&#8230;.. sangat membantu TA-ku, sampe terbakar semua plat film-ku<br />
Yeee&#8230;Proteinnya ga keliatan apa-apa, hehe ^_^<br />
Traktir? Ko biSa..? </em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tren di bandung</title>
		<link>http://cqe3.wordpress.com/2008/10/13/laskar-pelangi/#comment-121</link>
		<dc:creator>tren di bandung</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2008 13:51:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cqe3.wordpress.com/?p=196#comment-121</guid>
		<description>laskar pelangi emang film yang beda abis. disana ada suasana nasionalis. disana ada keseimbangan yang harmonis. ada keindahan alam yang masih manis. bisa ngumpul dan bersenang2 sama keluarga atau teman walau kantong tipis. 
indonesia memang membutuhkan filan yang mengangkat optimistis. bukan hanya disuguhin mistis. dan tayangan2 yang tidak realistis. 
walau amerika kena krisis. kita tetap mesti bermimpi fantastis. sampai saya bikin artikel walau bukan analis. silakan dikunungi dan kasih komentar, plis...

http://trendibandung.wordpress.com/2008/10/16/this-is-the-american-crisis-untuk-indonesia-menangis/

*****

&lt;em&gt;baiklah kukunjungi :D&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>laskar pelangi emang film yang beda abis. disana ada suasana nasionalis. disana ada keseimbangan yang harmonis. ada keindahan alam yang masih manis. bisa ngumpul dan bersenang2 sama keluarga atau teman walau kantong tipis.<br />
indonesia memang membutuhkan filan yang mengangkat optimistis. bukan hanya disuguhin mistis. dan tayangan2 yang tidak realistis.<br />
walau amerika kena krisis. kita tetap mesti bermimpi fantastis. sampai saya bikin artikel walau bukan analis. silakan dikunungi dan kasih komentar, plis&#8230;</p>
<p><a href="http://trendibandung.wordpress.com/2008/10/16/this-is-the-american-crisis-untuk-indonesia-menangis/" rel="nofollow">http://trendibandung.wordpress.com/2008/10/16/this-is-the-american-crisis-untuk-indonesia-menangis/</a></p>
<p>*****</p>
<p><em>baiklah kukunjungi <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: cinug</title>
		<link>http://cqe3.wordpress.com/2008/10/13/laskar-pelangi/#comment-117</link>
		<dc:creator>cinug</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2008 14:37:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cqe3.wordpress.com/?p=196#comment-117</guid>
		<description>Masyarakat udah bosan dengan film2 hantu dan cinta. Udah sering banget. Jadi ketika ada film Indonesia yang bagus, jadi rame dan untungnya gede. 
Keuntungan yang gede ini seharusnya bisa menjadi pendorong para pembuat film Indonesia untuk lebih &quot;mikir&quot; dalam membuat film yang bermutu.
Ayo para insan film di Indonesia, berlombalah dalam membuat film yang bermutu :-)

*****

&lt;em&gt;Kalo gitu... Buatlah film bertemakan &#039;Hantu Jatuh Cinta&#039;, hwehehe....

Yep, tapi setuju dengan pendapat pak&#039;Nugie. Buatlah film bermutu, apalagi buat orang-orang yang gandrung film sepertimu  :D &lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Masyarakat udah bosan dengan film2 hantu dan cinta. Udah sering banget. Jadi ketika ada film Indonesia yang bagus, jadi rame dan untungnya gede.<br />
Keuntungan yang gede ini seharusnya bisa menjadi pendorong para pembuat film Indonesia untuk lebih &#8220;mikir&#8221; dalam membuat film yang bermutu.<br />
Ayo para insan film di Indonesia, berlombalah dalam membuat film yang bermutu <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>*****</p>
<p><em>Kalo gitu&#8230; Buatlah film bertemakan &#8216;Hantu Jatuh Cinta&#8217;, hwehehe&#8230;.</p>
<p>Yep, tapi setuju dengan pendapat pak&#8217;Nugie. Buatlah film bermutu, apalagi buat orang-orang yang gandrung film sepertimu  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  </em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Adang Hidayat</title>
		<link>http://cqe3.wordpress.com/2008/10/13/laskar-pelangi/#comment-112</link>
		<dc:creator>Adang Hidayat</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2008 09:51:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cqe3.wordpress.com/?p=196#comment-112</guid>
		<description>Mari menyusun seroja bunga seroja
Hiasan sanggul remaja putri remaja
Rupa yang elok dimanja jangan dimanja

Pujalah ia oh saja sekedar saja
Mengapa kau bermenung oh adik berhati bingung
Mengapa kau bermenung oh adik berhati bingung

Janganlah engkau percaya dengan asmara
Janganlah engkau percaya dengan asmara

Sekarang bukan bermenung zaman bermenung
Sekarang bukan bermenung zaman bermenung

Mari bersama oh sayang memetik bulan
Mari bersama oh sayang memetik bulan
Mari menyusun seroja bunga seroja

Hiasan sanggul remaja putri remaja
Rupa yang elok dimanja jangan dimanja
Pujalah ia oh saja sekedar saja

*****

&lt;em&gt;Waah..kak adang hafal lagunya..
:-o

Lagu favorit masa kecil ya, kak? :D&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mari menyusun seroja bunga seroja<br />
Hiasan sanggul remaja putri remaja<br />
Rupa yang elok dimanja jangan dimanja</p>
<p>Pujalah ia oh saja sekedar saja<br />
Mengapa kau bermenung oh adik berhati bingung<br />
Mengapa kau bermenung oh adik berhati bingung</p>
<p>Janganlah engkau percaya dengan asmara<br />
Janganlah engkau percaya dengan asmara</p>
<p>Sekarang bukan bermenung zaman bermenung<br />
Sekarang bukan bermenung zaman bermenung</p>
<p>Mari bersama oh sayang memetik bulan<br />
Mari bersama oh sayang memetik bulan<br />
Mari menyusun seroja bunga seroja</p>
<p>Hiasan sanggul remaja putri remaja<br />
Rupa yang elok dimanja jangan dimanja<br />
Pujalah ia oh saja sekedar saja</p>
<p>*****</p>
<p><em>Waah..kak adang hafal lagunya..<br />
 <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_surprised.gif' alt=':-o' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Lagu favorit masa kecil ya, kak? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
