jika KAU sandaran hati… July 24, 2008
Posted by Celine in iseng.9 comments
yakinkah ku berdiri, ditempa tanpa tepi
bolehkah aku, mendengar-MU…
terkubur dalam emosi, tak bisa bersembunyi
aku dan nafasku, merindukan-MU…
Senyum! July 20, 2008
Posted by Celine in reminder.2 comments
Pagi tadi, saya pergi keluar rumah. Berdua dengan my lovely big brother [the one and only], mengalirlah obrolan-obrolan ringan antara kami. Menunggu penumpang alias ngetem, angkutan umum yang kami naiki berhenti di salah satu persimpangan jalan. Lumayan lama. Saya yang punya hobi duduk di pojok belakang angkot melihat ke arah jalanan di belakang. Ada gerobak penjual ketan bakar, dengan penjualnya seorang ibu-ibu tua, bersahaja, berdua mendorong gerobak bertuliskan ‘Rp 400 saja’ dengan gadis kecil usia awal SD [entah putri atau cucu] di sampingnya, dan jujur saat itu saya merasa iba. Iba yang tumbuh begitu saja di tengah pagi yang terik, dan gerobaknya tentu berat [melihat cara mereka mendorongnya]. Lalu harga yang mereka pasang, ah… Tiba-tiba (more…)
Hei… Shalat yuk! ^_^ July 20, 2008
Posted by Celine in iseng.3 comments
Hei… Hei…
Sudah Azan.
Mari kita hentikan obrolan kita.
“Celine, sudah azan, saya shalat dulu ya”
Wah…
[ada sedikit rasa sedih... mungkin (more…)
Semangat? kudu! July 17, 2008
Posted by Celine in Uncategorized.3 comments
Dapet tulisan bagus yang inspiring dari sebuah milis,
tentang kebiasaan mengeluh.
Saya copy-paste aja ya…..
“Dementors are among the foulest creatures that walk this earth. They infest the darkest, filthiest places, they glory in decay and despair, they drain peace, hope, and happiness out of the air around them… Get too near a Dementor and every good feeling, every happy memory will be sucked out of you. If it can, the Dementor will feed on you long enough to reduce you to something like itself…soul- less and evil. You will be left with nothing but the worst experiences of your life. (more…)
Tentang Sahabat July 14, 2008
Posted by Celine in poem.7 comments
Sebelumnya, diingatkan, ini bukan partai sahabat versi anime Monster
..
Nice poem;
Bunga adalah cara-MU tersenyum,
Matahari tak lain daripada pelukan hangat-MU,
Bintang hanyalah cara-MU menjaga kami sepanjang malam,
dan Sahabat, Ia adalah cara-MU hadir nyata dalam kehidupan.
(“Sahabat’ by I Gede Prama)
Cq dapet puisi ini beberapa waktu lampau, dari seorang sahabat di smu, zaman muda [hehe...]. Irma Casper, (more…)
Cincin Raja dan Nabi Sulaiman July 11, 2008
Posted by Celine in reminder.14 comments
Humm, cerita ini kudapat duluuu banget waktu masih kecil, SD kali ya..? tiba-tiba teringat kembali ketika membaca komentar dari Rasix di tulisan sebelumnya.
Kuceritakan dengan bahasa versi-ku ya…
Alkisah, pada suatu saat, Nabi Daud a.s hamba Allah yang diamanahi menjadi Raja membuat suatu sayembara. “Barangsiapa yang membuatkanku sesuatu yang dapat membuat aku menangis ketika tertawa, dan membuat aku tertawa ketika aku menangis, maka aku akan memberikan hadiah, dan bla bla….” [nah, hadiahnya sebesar apa atau berupa apa… cq lupa :p karena buat seorang celine kecil, mendengar ‘hadiah dari raja’ itu kesannya sudah “wah” dan ga peduli sebesar apa hadiahnya, (more…)
Hari ini cukup bagiku July 10, 2008
Posted by Celine in my life.6 comments
Hari ini, cukup bagiku… kumulai hari dengan semangat, setangkup penuh doa dari mama dan papa, bergerak ketika jalanan masih sepi, menuju lab, mengulang kerjaan yang gagal kemarin
then, meski sedikit koyak, gel elektroforesis hari ini lebih baik, pun ketika di transfer western blotting… kita lihat hasilnya besok.
Hari ini cukup bagiku… kampus indah banget ya? humm…harum daun. harum tanah basah. subhanallah… siang itu, salman pun terasa sangat damai. mentari yang bersinar terik tiba-tiba meredup, rupanya panas mentari sedang dikecilkan untuk meneduhkah jiwa-jiwa yang sedang bergerak, menggeliat seiring aliran semesta..
Hari ini cukup bagiku… bekerja dengan jiwa yang benyanyi, Terimakasih atas senandung-Mu, (more…)
Biru… July 8, 2008
Posted by Celine in my life.3 comments
Selasa siang, di mesjid salman…
Saat ini entah mengapa aku ingin menulis ulang tentang warna-ku.
Biru muda, semburat pekat.
Entahlah,
Jalanku adalah jalan yang masih terasa asing bagiku saat ini.
Jika Bulat adalah bentuknya,
Mengapa aku harus mempertanyakan itu ‘mengapa itu Bulat’? (more…)
